Langsung ke konten utama

Tokoh Jahat "Sementara"

Bagiku, kau adalah guru
Karena kau mengalami lebih dulu, dan lebih banyak dari aku
Kau sudah belajar lebih dulu
Dan kau lebih banyak tahu
Karena itu, aku menghormatimu

Ada saja yang tidak menghargaimu
Mencoba menyingkirkanmu
Menjatuhkanmu
Dari sudut pandangku, seperti itu
Kamu disia-siakan
Walau manusia memang memiliki kekurangan
Tapi kekuranganmu, dibersar-besarkan
Yang penting hati mereka senang
Dengan merasa paling tersakiti
Tanpa mencoba memiliki prasangka baik padamu
Seolah kamu hanya pantas mendapat prasangka buruk
Seolah kamu sudah pasti jahat
Seolah kamu adalah tokoh jahat dalam cerita mereka

Menurut sudut pandangku, ini adalah kehidupan
Bukan cerita dalam buku
Tidak ada yang benar-benar jahat
Tidak ada yang benar-benar baik
Semakin bertambah usia, ada saja yang terjadi
Bahwa manusia itu, ada yang jahat, maksudku dominan jahat
Aku tidak ingin mempercayainya
Tapi nyata adanya

Seperti saat aku sendiri melakukan dosa dengan kesadaran
Bahwa iya, terkadang aku "tidak bisa" atau mungkin "tidak mau" menghindari dosa itu
Itu adalah ujian bagi mereka
Seperti aku diuji dengan dosa itu

Maka saat itu, saat diuji itu, jika kita tak berhasil, kita menjadi "tokoh jahat sementara" bagi orang lain
Sementara atau selamanya adalah pilihan kita

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perihal Perpisahan

Pertemuan adalah awal dari perpisahan Jika tak ada pertemuan, maka kita tidak akan mengalami perpisahan Perpisahan ada dua jenis Terjadwal, dan tiba-tiba Seperti perpisahan sekolah  Biasanya terjadwal Tiga tahun, maka yang terjadi adalah perpisahan terjadwal Tapi ada pula perpisahan tak terjadwal Tak terduga dan tiba-tiba Biasanya bukan karena hal yang baik Dan efek sampingnya buruk Jenis perpisahan yang pasti akan dialami Yang membuat kita berandai-andai "Andai aku tahu, batas waktu bersamamu tinggal sehari lagi" "Andai aku tahu, itu adalah saat terakhir bersamamu" "Aku akan sungguh-sungguh memperhatikanmu" Agar tidak menyesal seperti sekarang Mengapa manusia takut pada penyesalan? Karena rasanya menyesakkan

About This Blog

Blog Write Afer Me memiliki tujuan untuk menuliskan sesuatu setelah saya selesai membaca buku, menonton video, mengikuti kajian, dan hal-hal sederhana seperti jalan kaki atau apapun yang bisa dituliskan, untuk sekedar bacaan ringan sehari-hari. Bolehlah dibilang, semacan makanan ringan di sela-sela hari.